KENAPA ?
Satu kata yg menanyakan suatu kejelasan dalam setiap jawaban
dan dalam percakapan mulai dari berita, gosip, meeting, pembelajaran dikelas,
dikendaraan umum, dimedia sosial, di pasar, dan diwarung, bahkan sambil
jalanpun memakai kata ini.
1. Kata Kenapa dalam Berita
Didalam berita kata kenapa memiliki
sebuah nilai yg sangat berkelas mulai dari menanyakan pertumbuhan ekonomi
sampai dengan keraguan terhadap masyarakat atau dengan kata lain kata itu dapat
menyidir masyarakat dengan halus, karena berita adalah pengaruh terbesar dalam
masyarakat saat ini dan masih banyak lagi kata kenapa digunakan dalam setiap
siaran berita. Contoh :
“Kenapa Rp terus mengalami pelemahan terhadap $ ?”
“Kenapa Ahok berdebat dengan DPRD ?”
“Kenapa H.Lulung jadi trending topic
di Media Sosial ?”
“Kenapa masyarakat DKI tidak bisa ramah pada Lingkungan ?”
“Kenapa banjir terus terjadi, salah Pemerintah atau salah
Masyarakat ?”
Kata yg paling Populer disekolah
selain disekolah itu tempat belajar tapi terkadang disekolah itu termasuk salah
satu tempat yg kurang nyaman karena sekolah dijadikan tempat KEPO oleh murid.
Mulai bertanya dari “Kenapa tumbuhan termasuk makhluk hidup ?” sampai “Kenapa
kamu suka sama aku ?”. Contoh :
“Kenapa Tumbuhan memerlukan oksigen ?”
“Kenapa Singa selalu berkelompok saat mencari makan ?”
“Kenapa kamu selalu dipikiran aku ?”
“Kenapa kamu gak pernah Peka sih ?”
3. Kata Kenapa dalam Lingkungan Rumah
Kata ini menjadi sangat
berbahaya dalam lingkungan tetangga karena kata ini jika diucapkan secara
terus-menerus bisa menjadikan sesorang
dikucilkan, disenangi atau bahkan dibuang dan tidak diperlukan. Sebegitu dahsyatnya
kata ini jika dikatakan pada waktu yg tidak tepat dan terus-menerus. Contoh :
“Kenapa ya di kaya mendadak ?”
“Kenapa ya dia pingin punya anak banyak ?”
“Kenapa ya suaminya gak pernah
pulang ?”
Coba saya yg dapet uang arisan bulan ini pasti digunakan
dengan baik, tapi “Kenapa dia yg dapat ?”.
Kesimpulan : Diatas adalah salah satu kata
populer yg selalu digunakan oleh orang-orang, terlepas orang itu kurang pintar
atau orang itu sangat pintar tetapi tetap saja kata ini menjadi salah satu kata
yg menjadikan kita sangat bodoh, Kenapa kita harus bertanya jika jawabannya ada
dalam setiap blog, surat kabar, buku pengetahuan dan yg lainnya dan kenapa kita
bertanya tetapi kita yg menjawabnya dengan jawaban yg sinis pula kenapa
terjadi?. Ini menjadikan kita seperti semut yg berjalan diatas gurun, kita
harus bisa menggunakan kata ini dengan baik. Saranku cari dahulu jaawabannya
jika kita memungkinkan untuk mencarinya tetapi kalau tidak jalan satu-satunya
bertanya seperti kata pepatah malu bertanya sesat dijalan tetapi jangan pernah
bertanya yg dapat menyakiti hati seseorang.
“Don’t
be fool about that, and Be strong about this”




0 comments:
Post a Comment